Rabu, 06 Mei 2015

INILAH IMAN KRISTEN SEORANG AHOK

Ahok Puyeng Artikel Kristen

INILAH IMAN KRISTEN SEORANG AHOK

Pada suatu hari, seorang wartawan bertanya kepada seorang karyawan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “ Bapak mendukung Ahok atau mendukung DPRD DKI?
Bapak tersebut langsung menjawab; “saya mendukung Ahok (Basuki Tjahaja Purnama)”. Lalu dia menambahkan; “ Cuma satu hal yang saya tidak suka dengan dia (Ahok). Congornya itu lho yang nggak bisa dijaga!” “Hampir setiap hari marah-marah di kantor.” Katanya.
Congor adalah bahasa kasar dari etnis Jawa untuk menyebut mulut seseorang saat berkata-kata. Lebih sering digunakan pada hewan seperti sapi (congor/cingur).
Basuki Tjahaja Purnama - Gubernur DKI Jakarta
Basuki Tjahaja Purnama – Gubernur DKI Jakarta
Wartawan itu kemudian menimpali: “Ahok marah dan memaki seperti itu pasti ada sebabnya. Kalau tidak ada sebabnya, mengapa dia harus marah?. Karyawan Provinsi DKI Jakarta itu tidak bisa menjawab.

“Saya tidak peduli jika DPRD akan memakzulkan saya, sebab bagi saya mendengar suara hati nurani lebih penting daripada mendengar suara DPRD. Bagi saya jabatan bukan segala-galanya.” kata Ahok

Ucapan Ahok yang tanpa basa basi itu beberapa hari belakangan ini kembali berkumandang ke penjuru nusantara Indonesia, mungkin juga dunia setelah ia “bertengkar” dengan DPRD DKI Jakarta gara-gara ia mendapati ada dana siluman Rp 12,1 triliun dalam RAPBD 2015 yang disisipkan oleh para anggota DPRD.
Kita tidak membahas detail hal-hal yang menjadi pertengkarang antara Ahok dan DPRD DKI Jakarta , karena saya yakin semua saudara pasti sudah tahu masalahnya. Dengan banyaknya media yang memberitakan masalah ini, beruntung bagi kita semua rakyat Indonesia dapat mengetahui sedikit demi sedikit mengenai permasalahan antara “pribadi” (Ahok) melawan “lembaga” (DPRD DKI Jakarta) ini.
Apakah Ahok terlalu lebay? Mencari sensasi? Mencari popularitas melalu pencitraan? Saya rasa tidak, karena semua orang sudah kenal siapa Ahok dan bagaimana karakter Ahok itu.
Lalu mengapa “congor” Ahok lantang mengecam para wakil rakyat? Dalam kasus itu, nurani Ahok yang bermain. Sejak awal, nuraninya mengatakan bahwa proyek Rp 12,1 triliun (yang disisipkan ke APBD) itu memang tidak masuk akal alias akal-akalan menurut Ahok.
“Yang paling jelas sajalah, kamu tahu UPS, kan Rp 4,9 miliar. Harga genset paling gede saja Rp 150 juta. Ini apa-apaan ini? Daripada Rp 12,1 triliun habis buat beli barang-barang gila begitu, lebih baik saya pertaruhkan posisi saya sebagai gubernur. Kita lihat saja siapa yang masuk penjara nanti?,” kata Ahok.
Ahok Puyeng Artikel Kristen
Banyak orang tak habis pikir mengapa Ahok berani berbicara keras kepada siapa pun, termasuk kepada DPRD yang posisinya sejajar? Mengapa dia rela mempertaruhkan jabatannya sebagai gubernur, sehingga dalam berbagai kesempatan, dia selalu mengatakan: “Dicopot jadi gubernur pun saya tidak jadi soal.”
Koran Media Indonesia yang mewawancarainya beberapa hari yang lalu, dia mengatakan: “Saya tidak peduli jika DPRD akan memakzulkan saya, sebab bagi saya mendengar suara hati nurani lebih penting daripada mendengar suara DPRD. Bagi saya jabatan bukan segala-galanya.”
Dalam masalah ini, tampaknya Ahok akan terus mempertahankan prinsipnya, bahwa dia tidak akan berkompromi dengan penyelewengan yang ada disekitarnya. Sikap Teguh ini sepertinya didasari oleh imannya sebagai pengikut Kristus yang harus berani menunjukkan kebenaran meskipun berisiko mati sekalipun.
Kita tentu masih ingat, saat dia diwawancara oleh Najwa Sihab dalam acara Mata Najwa di Metro TV beberapa waktu lalu, dia mengungkapkan bahwa dia dan keluarganya siap mati. Iman Kristen menuntunnya untuk berani mengatakan bahwa “mati adalah sebuah keuntungan”.
Ahok merujuk pada ayat di Alkitab di Filipi:21:
“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.”
Teladan Kristus yang akhirnya mati di salib karena menegakkan kebenaran meskipun sebelumnya menanggung resiko dibenci, dicaci, disiksa dan diadili secara tidak adil oleh orang-orang yang merasa dirinya paling suci dan bersih (kaum farisi dan ahli taurat).
Matius 5:37: “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.”
Ayat diatas rupanya sudah menjadi prinsip hidupnya sehingga dia (Ahok) berani lantang berbicara dan tidak sudi berkompromi untuk hal-hal yang menyimpang.
Melalui imannya, Ahok lebih takut kepada Tuhan daripada kepada manusia, sehingga ia tidak mau masuk ke wilayah abu-abu antara “ya” dan “tidak”.
Dilatarbelakangi iman seperti itulah Ahok siap dan rela tidak menjadi gubernur daripada berkompromi dengan kenajisan (korupsi mencuri uang rakyat). “Tidak apa-apa saya dimakzulkan asalkan tidak mencuri uang rakyat. Sebagai gubernur saya harus mengamankan uang rakyat,” katanya.

“Saya tidak peduli jika DPRD akan memakzulkan saya, sebab bagi saya mendengar suara hati nurani lebih penting daripada mendengar suara DPRD. Bagi saya jabatan bukan segala-galanya.”

Kita tidak tahu bagaimana akhir dari perseteruan ini, siapa yang bakal menang, akan mencerminkan hukum yang sebenar-benarnya yang ada di negara kita. Saudara pasti bisa menilai sendiri.
Jika memang akhirnya nanti Ahok harus kalah (dimakzulkan DPRD lewat hak angket) dan dia harus melepaskan jabatannya sebagai gubernur, saya yakin Pak Ahok tetap konsisten dengan imannya dan seperti kata Tuhan Yesus saat disalib: “Ampuni mereka ya Bapa, sebab mereka tidak tahu apa yang dilakukannya.”
Saya harap dia mengucapkan dengan tidak marah, dengan lemah lembut, karena penyebab marah-marahnya sudah tidak menjadi tanggung jawabnya. Saya rasa Pak Ahok telah lulus ujian iman. Dan saya yakin dia akan dikenang dalam sejarah bangsa Indonesia.
Ahok Artikel Kristen
Mari kita renungkan saudara, sang teladan telah bersikap dan memberi contoh yang luar biasa sebagai orang Kristen, sebagai pengikut Kristus sejati, yang telah selesai dengan dirinya sendiri, yang tidak menaruh sayang dan cinta akan jabatannya. Rela berkorban demi orang banyak.
Mungkin kita tidak mempunyai posisi atau jabatan seperti Pak Ahok. Tapi esensi permasalahan dalam kehidupan sehari-hari kita adalah sama saja. Selalu ada ruang untuk kita mengamalkan ajaran Kristus dan meneladani sikapNya.
Beranikah kita mengatakan YA atas sesuai yang benar dan TIDAK atas sesuatu yang salah tanpa kompromi?
Beranikah kita kehilangan jabatan kita, harta kita atau kehormatan kita demi mewujudkan kebenaran?
Tuhan memberkati saudara. Salam kasih.
- See more at: http://artikelkristen.com/iman-kristen-seorang-ahok.html#sthash.26W9qe9l.X572jeiq.dpuf

Source : http://artikelkristen.com/iman-kristen-seorang-ahok.html
Read more »

Senin, 04 Mei 2015

P. ANTONIO MURRU TELAH MENINGGALKAN KITA BUAT SELAMA-LAMANYA



RIP P. ANTONIO MURRU 

Umat yang akrab dengan para imam OFM Coventual pasti kenal dengan Pastor Antonio Murru. Cukup lama dia bekerja di Keuskupan Agung Medan. Misionaris kelahiran Italia 3 Maret 1940 ini ditahbiskan menjadi imam tanggal 19 Desember 1965. Seyogianya beliau akan merayakan pesta emas imamat pada Desember akhir tahun ini.

Terakhir beliau bekerja sebagai imam di Napu/Tamadue, Paroki PALU (Keuskupan Manado). Beliau wafat hari Minggu 3 Mei 2015. Kami belum mendafat informasi tentang penyebab kematiannya. Jenazahnya diterbangkan dari Palu menuju Manado dan hari ini (Senin 4 Mei 2015) disemayamkan di gereja Katedral Manado. Kita masih menunggu saat dan tempat pemakamannya.

Semoga jiwanya beristirahat dalam damai abadi Tuhan.


Ditulis oleh: Leo Sipahutar Ofmcap
Leo Sipahutar Ofmcap


Nota Bene,
Pastor yang sangat ramah, dan sangat murah senyum.Dia bekerja dengan santai, tidak pernah tergesa-gesa, badannya sangat sehat , dan jarang sakit walaupun tiada hari tanpa merokok.

Pastor ini hampir dapat dikatakan, sangat sulit untuk marah. Sangat sabar menghadapi orang.
Saya pernah tinggal dengan orang ini selama 4 tahun, dan tidak pernah keluar kata-kata marah dari mulutnya.

Selamat jalan Pastor Antonio Murru.Sampai jumpa kelak di surga.

Administrator.
Blog Komunitas Biarawan Biarawati.
JMG


Read more »

Sabtu, 11 April 2015

Pesta Kebangkitan Yesus menantang Takdir dan Nasib. ( Bagian 4 )


Pesta Kebangkitan Yesus menantang 
Takdir dan Nasib.
( Bagian 4 )


Pesta Paskah adalah pesta perayaan kebangkitan dari 

kubur.Peristiwa kebangkitan Yesus dari kematian 

merupakan mujizat terbesar yang di alami oleh umat 

kristiani sampai sekarang ini.Karena sampai sekarang 

ini  belum ada seorang manusia yang bangkit dengan 

seluruh tubuhnya ke Surga selain Yesus.Selain Yesus, 

Ibunda Maria dipercayai sebagian besar orang kristen 

(khusnya Katolik) telah bangkit dengan seluruh 

tubuhnya ke Surga.Karena dari fakta yang ada, sampai 

hari ini kubur Maria tidak ditemukan di dunia ini.



Pesta Paskah adalah pesta penuh pengharapan. 

Mengapa demikian ? Karena peristiwa kebangkitan 

Yesus membawa perubahan pada nasib manusia.
Sebenarnya setelah manusia Adam jatuh pertama sekali 

dalam dosa, karena melanggar perintah Tuhan,manusia 

sudah hilang harapan ! Manusia hidup dalam 

penderitaan.Untuk memenuhi hidupnya sehari-hari 

manusia harus bekerja mencari nafkah,manusia 

bermusuhan dengan binatang sekitarnya.Manusia 

harus mangalami sakit.Peristiwa yang sangat ditakuti 

adalah bahwa manusia harus mati. 



Dengan kebangkitan Yesus dari mati, dosa 

dikalahkan.Yesus memberi harapan baru.Manusia mati 

dari dunia, namun Yesus memberi harapan baru.Yesus 

memberi pengampunan atas dosa terhadap 

manusia.Yesus mati sebagai tumbal guna 

membebaskan manusia dari dosa.



Manusia memang dilahirkan dalam dosa.Itulah yang kita 

sebut sebagai dosa asal.Dalam perjalan hidup 

sehari-hari manusia tergoda oleh dosa.Karena 

manusaia hidup dalam kedagingan yang lemah.Dalam 

tubuh manusia ada perasaan, pikiran, dan 

kehendak.Ketiga unsur inilah sering menjerumuskan 

manusia jatuh ke jurang dosa.Namun ketiga unsur itu 

juga dapat membawa manusia selamat dari jurang 

dosa.Manusia harus rela,menyerahkan diri sepenuhnya 

dalam kuasa Yesus.Manusia harus bersedia 

melepaskan emosi,kehendak,dan pikirannya dari 

belenggu dosa.Kalau hal itu mereka jalankan, maka 

Yesus memberi kekuatan untuk memutuskan rantai 

dosa yang selama ini membelenggu kehidupan mereka.



Dengan kata lain, Yesus memberi harapan hidup baru 

bagi manusia.Manusia diberi kemampuan untuk 

melawan maut (dosa).Sehingga tidak ada alasan 

manusia untuk berputus-asa.Bersama yesus, tidak ada 

lagi keragu-raguan.Bersama Yesus yang ada hanya 

kepastian.Yesus menghilangkan takdir,tegas Romo 

Yulianus Puryanto.Bersama Yesus,yang bagi manusia 

tidak mungkin menjadi mungkin.Tidak ada istilah nasib, 

nasib berada dalam kehendak,niat,dan pikiran 

manusia.Kalau manusia mau bertobat, berubah 

sikap,maka manusia medapatkan 

pengampunan.Pengampunan dari Yesus menciptakan  

kehidupan baru kembali. Paskah adalah pesta 

kemenangan manusia atas keragu-raguan yang sudah 

lama membuat manusia sedih dan cemas.



Terinspirasi oleh Khotbah P Yulianus Puryanto SCY,pada 
perayaan Paskah di Gereja  Paroki St Barnabas 
Pamulang 05 April 2015 ( J.Marsello Ginting )
Read more »

Kamis, 09 April 2015

Pengguguran dan Pembunuhan dapat diampuni oleh Tuhan !













Pengguguran dan Pembunuhan 
dapat diampuni oleh Tuhan !
( Bagian 3)

Menurut Hukum Gereja ( Kanonik)mengatakan, sekurang-kurangnya orang 

kristen mengaku dosa setahun sekali. Hal itu biasanya dilaksanakan 

menjelang Paskah.Dalam kenyataan sekarang ini, di paroki dan stasi 

(kring/lingk) yang terlibat dalam pengakuan dosa kebanyakan orang-orang 

tua (lanjut usia) saja.Murid sekolahan cukup lumayan. Mungkin hal ini 

disebabkan ada sedikit anjuran dari sekolah,karena biasanya ada 

kebersamaan mengikuti ibadat sebelum perayaan ekaristi.


Dari beberapa laporan,Sakramen Pengakuan Dosa sekarang ini sangat

sangat menurun peminatnya. Sebagai bahan perbandingan, dari jumlah 

orang kristen yang ada disetiap paroki,mungkin tidak lebih 15 % jumlah 

uamat melaksanakan sakramen tobat ini setiap tahunnya.(maaf ini dugaan 

semata).Mungkin ini perlu dijadikan bahan studydi Keuskupan,Paroki,

dewan paroki dalam merespons fenomena ini. Sebegitu rendahnya-

kah minat umat terhadap sakramen yang satu ini ?

Apakah sakramen yang satu ini masih diperlukan oleh umat ? Kalau 

memang perlumengapa umat tidak melakukannya.Coba sekarang jawab 

dengan jujur, kapan Anda terakhir menerima sakramen tobat ini ? 

Hahahaaaa,mungkin banyak orang yang tidak ingat lagi kapan terakhir dia 

menerima sakramen tobat ini, karena begitu lamanya.


Sakramen Tobat (Pengakuan Dosa) adalah satu dari 7 Sakramen yang ada 

di Gereja.Dosa apa sajakah yang dapat diampuni dalam sakramen tobat ? 

Semua dosa dapat diampuni oleh Tuhan dalam pengakuan dosa. Dosa, 

karena pembunuhan, dan pengguguran pun dapat diampuni. Dan ini hanya 

diberikan kuasa khusus dari Bapa Uskup,sebagai gembala Gereja.Dalam 

prakteknya, kalau seseorang melakukan pengakuan dosa karena 

membunuh atau menggugurkan kandungan, orang tersebut

tetap mengaku dosa kepada Pastor ( Imam ) paroki. Begitu Imam ( Pastor ) 

menerimakan sakramen tobat atas pembunuhan atau pengguguran itu, 

secepatnya Pastor yang bersangkutan melapor kepada uskupnya.Semua 

dilakukan secara rahasia.Tidak seorang pun tahu tentang siapa dan dimana 

serta kapan seseorang melakukan dosa tsb di atas. 


Beda dengan pengakuan dosa-dosa yang lainnya, tidak perlu dilaporkan 

kepada Uskup. Sangat dianjurkan sesorang yang akan mengikuti 

perjamuan kudus (Peryaan Ekaristi) berada dalam keadaan kudus 

juga.Keadaan kudus merupakan pakain baru tanpa dosa.Layaknya hampir 

saat kita menghadiri pesta perjamuan, kita selalu berpakaian bersih bahkan 

baru.



Demikian pada Pesta Perjamuan Kudus Yesus, sepantasnya-lah seseorang 

berpakain baru.Tuhanlah yang  mengundang kita ikut dalam Pesta 

Perjamuan-Nya. Supaya kita pantas bersama merayakan Perjamuan Kudus 

( Perayaan Ekaristi ) tentunya kita wajib "berpakaian" yang bersih atau baru 

sama sekali.  "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban 

berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu" Mt.11:28

Tuhan itu Mahapengampun dan Mahapengasih.Dia mengundang setiap 

orang untuk menjadi kudus, sama seperti Dia Kudus adanya. "Sekalipun 

dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun 

berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu 

domba" Yesaya 1: 18.


Terinspirasi oleh Khotbah P Yulianus Puryanto SCY,misa Paskah di Gereja  Paroki St 
Barnabas Pamulang 05 April 2015 ( J.Marsello Ginting )
Read more »

Rabu, 08 April 2015

Hari Minggu Adalah Hari Paskah, Yesus mengundang setiap orang dalam perjamuan itu ! ( Bagian 2)


Hari Minggu Adalah Hari Paskah,
Yesus mengundang setiap orang dalam perjamuan itu !
( Bagian 2)

Banyak Umat tidak menyadari bahwa Hari minggu merupakan hari Paskah juga.Hari minggu adalah hari kebangkitan.Yesus bangkit dari mati terjadi pada hari Minggu. Banyak orang mengira kalau Yesus telah mati untuk selama-lamanya di kubur. Namun Yesus dibangkitkan dari tempat yang paling rendah yaitu kubur, perbuatan dosa manusia.Dosa merupakan situasi dan tempat hina,kuburan,tempat peristirahatan terakhir setiap manusia.Kematian merupakan upah dosa yg paling nyata tidak dapat dielakkan oleh manusia.Dengan kebangkitan Yesus dosa dan maut dikalahkan.
Kebaktian,upacara,perayaan, dan doa yang dipanjatkan pada hari Minggu itu merupakan upacara karya nyata kemenangan Yesus atas dosa.Jadi hari Minggu merupakah perayaan, hari kemenangan Yesus, karena disitu sijahat, si seitan (dosa) dikalahkan oleh kebangkitan Yesus di kayu salib.Itulah menjadi dasar mengapa seseorang sangat diwajibkan hadir mengikuti ibadat pada hari Minggu.Karena saat itu secara nyata Yesus hadir,terlibat dalam diri seorang imam.Dalam upacara ekaristi,Yesus mengatakan "makan dan minumlah,inilah Tubuh-Ku dan Darah-Ku yang dikurbankan untukmu". Jadi hari Minggu bukan semata hari istrirahat,melainkan betul-betul perayaan kemenangan, hari penuh syukur yang wajib dirayakan.
Sering terjadi,secara kebetulan hari senen ada hari ujian sekolah, ada keluarga menyarankan anaknya tidak usah ke Gereja pada hari Minggu.Nanti anak saya capek.Tidak bisa belajar dengan baik.Jadi belajar saja hari Minggu, supaya hari Senen bisa mendapat hasil ujian yang baik.Anak disuruh belajar saja di rumah, cukup orang tua (Ibu-Bapa) sebagai wakil pergi ke Gereja.Orang tua mewakili anaknya yang sedang sibuk belajar di rumah. Sungguh celaka sekali, mungkin pada suatu saat nanti terjadi anaknya juga akan diwakilkan oleh Bapaknya di surga, sedangkan anaknya di neraka ! Demikian kira-kira pesan yang disampaikan oleh
Romo Yulianus Puryanto dalam khotbahnyan yang penuh semangat pagi hari itu.
Walau ada ujian,pesta atau kegiatan apapun namanya,hari Minggu hari Tuhan yang harus dihormati sebagai hari kebangkitan,hari kemenangan manusia atas dosa.Harus tetap dirayakan oleh setiap anggota keluarga.
Terinspirasi oleh Khotbah P Yulianus Puryanto SCY,Misa Paskah di Gereja Paroki St Barnabas Pamulang 05 April 2015 ( J.Marsello Ginting )
Read more »

Minggu, 05 April 2015

Paskah Induk Dari Segala Perayaan Kristiani.


Paskah Induk Dari Segala Perayaan Kristiani.
( Bagian 1 )

Mengapa dikatakan Paska merupakan induk dari segala 
perayaan (pesta) yang dirayakan umat Kristian di dunia ini 
?.Karena peristiwa Paskah adalah peristiwa yang terbesar 
dari semua peristiwa yang pernah dialami oleh umat 
nasarani di dunia ini. 

Peristiwa Paskah adalah peristiwa 
perjumpaan manusia dengan Tuhan, dalam penyelamatan 
Yesus Kristus.Yesus datang guna menyelamatkan umatnya.
Dalam peristiwa Paskah, Tuhan memperlihatkan cinta-Nya 
kepada manusia.Ia, melalui Putra-Nya yang paling 
dikasihinya diutus guna menyelamatkan manusia dari 
perbudakan dosa, sehingga manusia menang atas dosa, 
dosa sebesar apapun juga. 

Salah satu perintah utama dari Tuhan adalah , "Cintailah 
sesamamu manusia", dan itu sudah dilakukan oleh Yesus 
dalam penyerahan dirinya di kayu salib yang penuh 
dengan misteri itu.

Mengapa Pesta Paskah begitu penting bagi umat kristiani ? 
Karena kalau tidak ada kebangkitan ( Yesus) kita sia sia jadi 
pengikut Yesus. Pesta itulah yang kita rayakan dalam 
Paskah ini, kata Pastor Yulianus Puryanto SCY.
"Dan jika Kristus tidak dibangkitkan,maka sia-sialah 
kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu"
( 1 Korintus 15: 7)

Terinspirasi oleh Khotbah P Yulianus Puryanto SCY,Misa Paskah 05 April 2015 di Gereja Paroki St Barnabas Pamulang  ( J.Marsello Ginting )

Read more »

Sabtu, 04 April 2015

Gunung Sinabung Kembali Muntahkan Awan Panas, 8 Desa Terkena Debu Vulkanik


TRIBUN MEDAN / DEDY SINUHAJIGunung Sinabung mengeluarkan lava pijar bersama guguran awan panas terlihat dari Desa Tiga Pancur, Tanah Karo, Sumut, Kamis (10/9/2014). Aktivitas Gunung Sinabung sepekan terakhir masih mengalami peningkatan.

Gunung Sinabung Kembali Muntahkan Awan Panas, 8 Desa Terkena Debu Vulkanik

Meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung di Karo membuat warga di lingkar Gunung Sinabung panik. Pasalnya, gunung api, yang sekitar dua minggu tidak erupsi, kini kembali mengeluarkan awan panas.
 
"Gunung Sinabung kembali mengeluarkan awan panas dan debu vulkanik, Kamis sekitar pukul 20.00 WIB. Semalam termasuk erupsi terdasyat dan hal itu membuat warga panik," kata warga Desa Sibintun, D Sinuhaji, Jumat (3/4/2015).
Ia mengatakan delapan desa di lingkaran Gunung Sinabung seperti Sibintun, Tigaserangkai, Tigapancur, Beganding, Berastepu, Gurukinayan, Mardingding, dan Payung terkena hujan lumpur dan debu vulkanik. Aktivitas warga di lingkaran Gunung Sinabung masih berjalan seperti biasa, kecuali di Desa Sibintun.
 
"Warga Desa Sibintun sudah tidak melakukan aktivitas. Mereka mengungsi karena ada informasi lontaran awan panas mengarah ke desa tersebut. Hal itu diketahui warga, karena beberapa waktu lalu ada imbauan dari pemerintah Kabupaten Karo agar desa ini disterilkan," ujarnya.

Sebagian warga Dusun Sibintun yang nekat tinggal di rumah, terpaksa dikeluarkan aparat menuju ke Kabanjahe.  Warga di Desa Sigaranggarang, Kutagunggung, dan Sukanalu yang berjarak sekitar tiga kilomter dari puncak kawah panik dan ketakutan bahkan sudah bersiap untuk evakuasi.
Warga yang baru kembali dari tempat pengungsian dan tengah menata kembali hidup mereka, hanya bisa pasrah. Warga entah siapa, menuliskan kalimat berbahasa Karo, Ate-atendu, Tuhan. Sinabung ampun! Kalimat ini, dalam bahasa Indonesia, berarti Kami berserah padamu, Tuhan. (Bencana erupsi) Sinabung membuat kami minta ampun (tidak kuat).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo Subur Tarigan Tambun mengatakan, meski aktivitas Sinabung Kamis lalu cukup tinggi, pihaknya tidak sampai melakukan evakuasi warga ke posko pengungsian. Hanya kemarin, kata Subur, pihaknya bekerja sama dengan aparat terkait menyuruh beberapa warga di Desa Sibintun keluar dari desa tersebut.

"Nggak ada evakuasi warga lagi ke pengungsian. Sejak 28 Maret lalu, semua pengungsi sudah tidak ada lagi di posko. Semua sudah dipulangkan. Kemarin kita hanya menyuruh beberapa warga Desa Sibintun keluar dari rumah," ujarnya, Jumat (3/4/2015) malam.
Subur menambahkan, Desa Sibintun memang termasuk satu dari tujuh desa yang masuk dalam zona merah. "Desa Sibintun kan masuk zona merah. Warganya juga sudah menerima uang untuk sewa rumah menunggu rumah relokasi di Siosar selesai," katanya.

Pemkab Karo kembali mengimbau warga tidak masuk dalam zona merah. "Kita melarang jangan masuk dalam zona merah, khususnya jalur awan panas ke Tenggara dan Selatan. Kita juga nggak tahu (warga masuk), karena kita pun tidak bisa masuk. Kita sudah berikan uang sewa untuk warga tujuh desa yang masuk zona merah. Mereka menunggu sampai rumah relokasi rampung," katanya.

Pada 28 Maret 2015 sebanyak 795 KK (2.442 jiwa) warga Desa Sigaranggarang dan Sukanalu dipulangkan, karena sesuai rekomendasi PVMBG kedua desa tersebut aman dari erupsi Gunung Sinabung. Posko pengungsian erupsi Gunung Sinabung telah ditutup Bupati Karo, karena sudah tidak ada pengungsi.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan tidak mendaki dan melakukan aktivitas di dalam radius tiga kilometer dari Sinabung, dan tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer untuk sektor Selatan hingga Tenggara (cenderung ke Timur) Gunung Sinabung, yang merupakan bukaan lembah gunung tempat terjadi aliran lava dan awan panas.

Menurun 

Aktivitas guguran awan panas Gunung Sinabung, Jumat menurun dibanding sehari sebelumnya. Jika Kamis, ada luncuran guguran awan panas dari puncak hingga 4 km, kemarin hanya 3,5 km. 
Hasil tersebut berdasar pantauan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Sinabung, pukul 00.00 WIB-pukul 12.00 WIB. Luncuran guguran awan panas terjadi dua kali, terlontar sejauh 3 km sampai 3,5 km.

Namun, menurut Pengamat Gunung Api Sinabung Arif, dari sisi kegempaan yang terjadi masih tetap tinggi. "Kalau hari ini dari sisi guguran awan panas dibandingkan kemarin ada penurunan. Cuma dari segi kegempaannya masih tetap tinggi," kata Arif dikonfirmasi Tribun via telepon seluler, Jumat sore.

Ia menjelaskan, sejak pukul 00.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB, terjadi 29 kali gempa guguran, 14 kali gempa low frequency, lima kali gempa hybrid, lima kali gempa vulkanik A, gempa tremor masih menerus dengan range 0,5 sampai 3 mm.

Sedangkan, guguran awan panas terjadi dua kali, pada pukul 03.11 WIB dan pukul 04.04 WIB. "Jarak luncurnya tiga kilometer sampai 3,5 km ke arah Selatan dan Tenggara. Namun tinggi kolom tidak teramati, karena tertutup kabut. Arah angin dominan ke Barat," ujarnya.

Arif menjelaskan lagi, guguran awan panas yang meluncur ke arah Selatan, berarti mengarah ke Desa Sukameriah. Sedangkan luncuran awan panas ke Tenggara, berarti mengarah ke Desa Bekerah dan Simacem.

"Status masih siaga level tiga. Sejak status siaga diberlakukan, maka larangan bagi warga desa, yang masuk dalam radius 3 km dan 5 km dari Sinabung, kembali ke desa masih berlaku. Zona bahaya masih tetap diberlakukan," katanya.

Arif menyebut, aktivitas luncuran guguran awan panas yang cukup besar atau cukup jauh terjadi Kamis lalu. Sebelumnya juga sudah terjadi dua kali. Atau, sejak 2015 ini sudah terjadi tiga kali luncuran awan panas yang cukup besar dibanding aktivitas sehari-hari Sinabung.

"Aktivitas yang cukup besar pada 2015 ini, pada 18 Februari. Sat itu, kuba lava yang ke arah Selatan runtuh. Kemudian, 5 Maret, kuba lava baru yang mengarah ke Selatan juha runtuh. Dan, terakhir yang terjadi kemarin, 2 April, tumpukan lidah lava baru yang mengarah ke Selatan runtuh. Jadi, penumpukan pembentukan lida lava ini yang mengakibatkan peningkatan aktivitas guguran awan panas," katanya.

Sedangkan, terkait lahar dingin (lahar hujan), Arif menyebut masih ada kemungkinan terjadi lagi, karena faktor hujan. "Lahar hujan itu terjadi kan karena ada tumpukan material awan panas guguran yang masih tinggi. Jadi jika sewaktu-waktu hujan turun, maka akan terjadi lahar hujan," ujanya.(ded/fer)
KABANJAHE, KOMPAS.com
Read more »