Sabtu, 05 April 2014

"Siapapunlah, kalau dia orang buang-buang duit, ah itu sudah, kita pilih dia saja," ujarnya.


"Siapapunlah, kalau dia orang buang-buang duit, ah itu sudah, kita pilih dia saja," ujarnya.

Simon mengaku tidak mengetahui jika membagi-bagikan uang pada saat kampanye dilarang berdasarkan peraturan.

"Oh, tidak bolehkah? Kalau begitu kasih uang sembunyi-sembunyi memang," lanjutnya sembari memisahkan buah pinang dari batangnya.
 

(selengkapnya baca di link KLIK DISINI)

http://sayajawab.blogspot.com/2014/04/kata-orang-papua-tentang-sosok-jokowi.html
Read more »

Misa Inkulturasi St Barnbas Pamulang

Read more »

Jumat, 04 April 2014

Ini Petunjuk ''Coblosan'' Romo Benny Susetyo dan von Magnis Suseno



Ini Petunjuk ''Coblosan'' Romo Benny Susetyo dan von Magnis Suseno

Romo von Magnis Suseno. (Dok)
Romo Benny Susetyo dan Romo von Magnis Suseno, tak asing lagi, dikenal luas sebagai pejuang kemerdekaan hak-hak publik, memberi petunjuk coblosan

JAKARTA, Baranews.co - Romo Benny Susetyo dan Romo von Magnis Suseno, tak asing lagi, dikenal luas sebagai pejuang kemerdekaan hak-hak publik, memberi petunjuk coblosan.

            Ini petunjuk mereka kepada publik untuk coblosan 9 April 2014 nanti, supaya bisa membedakan. Petunjuk ini beredar melalui Blackberry Messanger (bbm).

            Ini petunjuk mereka. Nomor 1 sampai 6 dari Romo Benny, nomor 7 dari Romo Magnis Suseno:

            1. Dari 12 partai peserta Pemilu, yang lolos ke Senayan tentu saja yang  memperoleh minimum 3,5 persen suara. Kalau tidak lolos, suara akan hangus alias sia-sia.

            2. Partai-partai yang pasti lolos, 3 partai besar yaitu PDI Perjuangan, Gerindra dan Golkar. Partai lain masih berjuang.    

            3. Jangan golput, karena akan menjadi objek manipulasi.                        

            4. Untuk menyeleksi partai, lihat siapa yang dimajukan menjadi presiden, baru tentukan partai.                               

            5. Kalau komitmen para capres untuk memperjuangkan nasib rakyat tidak jelas, pilih saja capres yang merupakan orang baru, yang bebas dari masalah-masalah politik masa lalu.

            6. Presiden yang kita pilih haruslah  yang pro  terhadap: NKRI, Pancasila dan UUD45, hak asasi manusia termasuk hak-hak minoritas, anti-korupsi.

            7. Tambahan dari Romo Magnis, jangan pilih capres yang tangannya berlumuran darah, jangan pilih capres yang mengorbankan nasib orang banyak mulai dari petani hingga nasabah asuransi. Lihat dulu capresnya, baru pilih partainya. (sm)

Source : © 2013 baranews.co
Read more »

Selasa, 01 April 2014

Para uskup gunakan media sosial menentang UU Kesehatan dan Reproduksi

Para uskup gunakan media sosial menentang UU Kesehatan dan Reproduksi thumbnail

Para uskup gunakan media sosial menentang UU Kesehatan dan Reproduksi

Konferensi Waligereja Filipina telah memulai kampanye melalui media sosial di laga terakhir mereka melawan pengesahan UU Kesehatan dan Reproduksi (Reproduction and Health – RH), yang akan menyediakan dana untuk kontrasepsi dan pendidikan seks.
Para uskup mengirimkan serangkaian pesan teks kepada umat Katolik, mulai Senin, seraya mendesak mereka berdoa setiap hari hingga tanggal 8 April agar Mahkamah Agung membatalkan UU itu.
Para uskup juga mem-posting teks Doa Wajib untuk Perlindungan Keluarga dan Kehidupan Manusia di Facebook dalam rangka mendorong umat untuk berdoa agar UU tidak diterapkan di negara itu, kata Pastor Melvin Castro, sekretaris eksekutif Komisi Keluarga dan Kehidupan Konferensi Waligereja Filipina.
Terkait doa tersebut, hingga 26 Maret pihaknya telah mengumpulkan sekitar 26.000 ‘likes‘ dan sekitar 7.000 ‘share‘ di Facebook, menyatakan: “Kami berdoa bagi hakim Mahkamah Agung Filipina, agar mereka menyatakan UU RH itu sebagai inkonstitusional.”
Pelaksanaan UU itu, yang telah disahkan pada Desember 2012, dihentikan setelah pihak oposisi mengajukan banding ke pengadilan.
Namun, para ahli kesehatan telah memperingatkan bahwa penundaan penerapan UU tersebut dapat meningkatkan kasus HIV dan AIDS.
Filipina memiliki tingkat kehamilan remaja tertinggi di Asia Tenggara. Setiap tahun sekitar 5.300 ibu meninggal akibat melahirkan, demikian angka pemerintah.
Sumber: UCA News
Read more »

Presiden Obama terinspirasi dan kagum dengan Paus Fransiskus

Presiden Obama terinspirasi dan kagum dengan Paus Fransiskus thumbnail

Presiden Obama terinspirasi dan kagum dengan Paus Fransiskus

Presiden AS Barack Obama, Kamis (27/3),  mengadakan pertemuan pertama yang bersejarah dengan Paus Fransiskus untuk membahas agenda bersama menentang ketidaksetaraan global meskipun ada perbedaan keduanya terkait isu-isu seperti aborsi, homoseksual, dan kontrasepsi.
Presiden Obama mengatakan kepada Paus Fransiskus bahwa dia adalah seorang “pengagum berat” Paus itu pada awal pembicaraan mereka di Vatikan.
Presiden Obama didampingi oleh Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan delegasi itu diarahkan oleh Garda Swiss melalui Istana Apostolik menuju tempat Paus Fransiskus.
Dalam sebuah wawancara dengan harian Corriere della Sera, Presiden AS keturunan Afrika-Amerika pertama itu berbicara kepada Paus pertama dari Amerika Latin itu sebagai “inspirasi”.
“Bapa Suci telah menjadi inspirasi bagi orang di seluruh dunia, termasuk saya,” kata Presiden Obama, namun ia menambahkan: “Ini tidak berarti kami sepakat pada setiap masalah”.
Pertemuan di Vatikan itu merupakan bagian dari tur Presiden Obama selama enam hari di Eropa yang didominasi krisis Crimea, dan tidak diragukan lagi Presiden Obama ingin popularitas Paus Fransiskus akan menular padanya.
Presiden Obama juga akan menemui Perdana Menteri Italia Matteo Renzi dan Presiden Giorgio Napolitano selama kunjungannya ke kota tersebut, serta mengikuti tur dengan pemandu pribadi ke Colosseum.
Menurut Gedung Putih, Presiden Obama berharap untuk berbicara dengan Paus tentang “komitmen bersama untuk memerangi meningkatnya ketidaksetaraan”, serta proses perdamaian di Timur Tengah, lingkungan dan imigrasi juga diharapkan dibicarakan.
Presiden Obama, yang rating kepopulerannya terus menurun, akan tertarik untuk mengulang pembatalan mengenai ketimpangan pendapatan, yang telah digambarkan sebagai “tantangan menentukan.”
Awal bulan ini, ia menggunakan National Prayer Breakfast di Washington untuk menyatakan bahwa seruannya untuk menaikkan pajak pada orang kaya dan pembatasan pada pelanggaran yang dilakukan oleh bank-bank besar memiliki landasan moral dan agama yang kuat. Ini untuk menggesek Partai Republik di tahun pemilu.
Ketaatan beragama yang saleh harus membimbing motif politik dan mengarah pada kebijakan yang membantu orang sakit dan yang membutuhkan, katanya, seraya menggemakan seruan  Paus Fransiskus untuk lebih sungguh-sungguh melakukan sesuatu untuk masyarakat miskin dan kurang beruntung.
Presiden Obama mengatakan ia “sangat terkesan” dengan pendekatan inklusif Paus Fransiskus setelah ia menyerukan Gereja untuk berhenti terobsesi memperdebatkan ajaran tentang aborsi, homoseksual dan kontrasepsi.
Namun, para ahli Vatikan mengatakan hubungan ini tidak nyaman seperti dulu di antara Paus Yohanes Paulus II dan Ronald Reagan, dan Paus Fransiskus tidak mungkin menahan diri terkait kebijakan dalam dan luar negeri Presiden Obama.
Paus berbicara keras menentang intervensi militer yang diusulkan oleh AS di Suriah tahun lalu, mengorganisir doa di Vatikan yang menarik puluhan ribu orang.
Konferensi Waligereja AS telah berulang kali menantang Obama terkait Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act), dengan alasan bahwa skema perawatan kesehatan itu melanggar kebebasan beragama dengan mewajibkan korporasi berorientasi profit untuk menyediakan asuransi untuk kontrasepsi.
Kata-kata dukungan dari Paus Fransiskus pasti akan meningkatkan kasusnya, sebuah  survei yang diterbitkan oleh Saint-Leo University menyimpulkan bahwa  Paus Fransiskus populer di antara 85 persen Katolik AS dan 63 persen orang AS.
Sumber: UCA News/AFP

Read more »

Paus Fransiskus membuat kejutan, pertama mengaku dosa sendiri

Paus Fransiskus membuat kejutan, pertama mengaku dosa sendiri thumbnailPaus Fransiskus sedang mengaku dosa kepada seorang imam.

Paus Fransiskus membuat kejutan, pertama mengaku dosa sendiri

Setelah memimpin ibadat tobat di Basilika Santo Petrus, Paus Fransiskus mengejutkan kepala liturgi dan umat yang hadir dimana ia pertama pergi ke ruang pengakuan selama pelayanan itu.
Pada liturgi tobat, 28 Maret, Bapa Suci dan 61 imam pergi ke ruang-ruang pengakuan atau kursi yang disiapkan untuk memberikan Sakramen Pengakuan.
Mgr Guido Marini, Kepala Liturgi Kepausan, yang menunjukkan ruang pengakuan dosa yang akan digunakan Bapa Suci untuk mendengar pengakuan dosa, namun ia menuju ke tempat pengakuan di dekatnya untuk menunjukkan bahwa ia akan mengaku dosa sendiri.
Paus, yang mengenakan alba putih sederhana dan stola ungu, menghabiskan waktu sekitar tiga menit berlutut di depan imam yang mendengar pengakuan dosa. Imam itu juga menggenggam tangan Paus dan mencium cincin peraknya.
Paus Fransiskus kemudian masuk ke ruang pengakuan dosa lain dan menghabiskan sekitar 40 menit untuk mendengarkan pengakuan.
Dalam homilinya, Bapa Suci juga berbicara tentang dua karakteristik utama kehidupan Kristen: meletakkan pada “manusia baru, yang diciptakan dengan cara Tuhan” serta tinggal dalam kasih Allah dan berbagi kasih-Nya.
Pembaharuan dalam Kristus melalui pembaptisan, yang membebaskan manusia dari dosa dan menyambut mereka sebagai anak-anak Allah, anggota Kristus dan Gereja-Nya, katanya.
“Kehidupan baru ini memungkinkan kita melihat dunia dengan mata yang berbeda tanpa terganggu lagi oleh hal-hal yang tidak penting dan yang tidak dapat berlangsung lama,” katanya.
Paus mengatakan ketika hati diperbaharui dan “dibuat dengan cara Tuhan,” maka orang akan berperilaku baik: “selalu berbicara kebenaran dan menolak semua kebohongan; tidak ada pencurian, melainkan berbagi apa yang dimiliki kepada orang lain, terutama dengan mereka yang membutuhkan; tidak pasrah pada kemarahan, dendam dan balas dendam, tetapi menjadi lemah lembut, murah hati dan mengampuni;  tidak melakukan gosip jahat yang merusak nama baik orang, tetapi terutama mencari sisi baik dalam diri setiap orang.”
Aspek kedua dari kehidupan Kristen adalah hidup dalam kasih Allah yang abadi, kata Paus. Tuhan tidak pernah lelah melihat anak-anak-Nya, baik mereka yang telah kehilangan jalan mereka, maupun mereka yang tetap setia di sisinya.
Yesus, pada kenyataannya, menghimbau setiap orang untuk meniru cinta ini dan menjadi “murid Kristus di dunia,” katanya.
Dalam semangat misioner, liturgi penitensi membuka sebuah prakarsa yang disebut “24 Jam bagi Tuhan,” yang disponsori oleh Dewan Kepausan Evangelisasi Baru.
Dewan itu mengajak keuskupan di seluruh dunia minimal satu gereja dibuka sepanjang hari pada 28 Maret agar siapa pun bisa mengaku dosa mereka dan mengambil bagian dalam adorasi Ekaristi. Ini bagian dari fokus Bapa Suci pada hari Kerahiman Ilahi.
Sumber: UCA News
Read more »

Katolik dan Lutheran sepakat merayakan 500 tahun Reformasi

Katolik dan Lutheran sepakat merayakan 500 tahun Reformasi thumbnail

Katolik dan Lutheran sepakat merayakan 500 tahun Reformasi

Gereja Lutheran dan Gereja Katolik telah berjanji untuk merayakan secara bersama peringatan 500 tahun Reformasi Protestan  tahun 2017, dan kedua pihak sepakat untuk mengabaikan permusuhan dan prasangka berabad-abad lamanya.
Vatikan dan Lutheran World Federation merilis sebuah dokumen bersama berjudul, “Dari Konflik menuju Persekutuan,” di Jenewa, Senin (17 Juni), dengan tujuan untuk mengatasi konflik yang telah berlangsung berabad-abad.
Publikasi 95 tesis Martin Luther pada  31 Oktober 1517, secara tradisional diperingati sebagai lahirnya Reformasi yang menimbulkan perpecahan Kristen Barat ke dalam Katolik dan Protestan.
Dalam dokumen itu, dua Gereja itu mengakui bahwa di era ekumenisme dan globalisasi, mereka memerlukan pendekatan baru, dengan fokus pada pengakuan timbal balik atas rasa bersalah mereka dan menyoroti kemajuan mereka melalui dialog Lutheran-Katolik dalam 50 tahun terakhir.
Bagaimana memperingati puncak perpecahan adalah topik sensitif di Roma, di mana sejumlah umat Katolik mengatakan tidak ada untuk merayakan tentang perpecahan.
Dokumen sejarah Reformasi itu perlu kembali dikaji  karena dokumen itu menimbulkan perpecahan, dengan menekankan bahwa Luther “tidak bermaksud mendirikan Gereja baru, tetapi merupakan bagian dari keinginannya yang besar dan untuk reformasi” di dalam Gereja.
Source : indonesia.ucanews.com

Read more »